Pudarnya Hello Effect dan Munculnya Cognitive Dissonance

Ketika seseorang tampak menarik pada awalnya, sering kali hal itu dipengaruhi oleh halo effect, yaitu kecenderungan menilai seseorang secara positif hanya karena satu aspek yang menonjol seperti penampilan, karisma, atau cara berbicara. 

Namun setelah kita mulai memahami cara berpikirnya yang sebenarnya, bisa muncul cognitive dissonance, yaitu ketidaknyamanan psikologis akibat ketidaksesuaian antara kesan awal yang positif dengan realitas yang kita temukan. Untuk mengurangi ketidaknyamanan tersebut, otak kemudian menyesuaikan penilaian kita dengan melihat orang tersebut secara lebih realistis, sehingga daya tarik yang sebelumnya terasa kuat dapat menurun.